Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburnya….

Punya kemampuan memang baik, Tapi kemampuan menemukan kemampuan dalam diri orang lain adalah tes yang sesungguhnya.

Berjalanlah serentak dalam berisan dan bersihkan udara

“Wanita yang cantik tanpa pribadi yang mulia ,umpama kaca mata yang bersinar-bersinar, tetapi tidak melihat apa-apa”

Hiasilah kehidupan ini dengan senyuman kerana ia melambangkan kehidupan yang harmoni.

Senin, 10 Agustus 2015

SEJARAH SINGKAT KEMERDEKAAN NKRI

Kemerdekaan indonesia diawali terjadinya Bom Atom pada tanggal 6 Agustus 1945 yang diluncurkan oleh Amerika Serikat terhadap jepang sehingga menurunkan moral masyarakat jepang, terlebih tentara-tentara jepang diseluruh dunia. Berhubung kejadian itu indonesia bertekat untuk membangun kemerdekaan indonesia dengan mengganti nama BPUPKI menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia), Bom Atom kedua diluncurkan kembali oleh Amerika Serikat pada tanggal 9 Agustus 1945 terhadap jepang diatas Nagasaki menyebabkan jepang menyerah terhadap Amerika Serikat dan sekutunya, Momen ini kemudian dimanfaatkan masyarakat indonesia untuk mempromlasikan kemerdekaannya.

Pada saat itu IR Soekarno sebagai pemimpin PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat bertujuan bertemu Marsekal Terauchi, mereka mendapatkan informasi bahwa jepang akan menyerah kepada indonesia dan akan memberikan kemerdekaan kepada indonesia dengan menyatakan kemerdekaan indonesia sebagai hadiah dari jepang, namun indonesia menolak pernyataan bahwa kemerdekaan indonesia bukanlah hadiah dari jepang. sementara itu Pahlawan Kita di indonesia mendengar informasi yang diberitakan lewat radio bahwa tentara jepang menyerah kepada sekutu.

Jepang menginginkan kemerdekaan indonesia dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 1945, Dua hari kemudian, saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, dengan hal itu IR Soekarno menolak keinginan jepang kalau indonesia merdeka dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 1945 sehingga IR Soekarno berupaya agar kemerdekaan indonesia berlangsung lebih cepat. Pada tanggal 14 Agustus 1945 jepang menyerah kepada tentara sekutu Amerika Serikat, setelah mendengar desas desus jepang  menyerah, Pejuang indonesia mendesak kepada golongan atas untuk mempercepat kemerdekaan indonesia dengan memproklamasikannya sebagai simbol kemerdekaan. Dengan hal ini golongan atas pun mengatur strategi agar pada saat proklamasi kemerdekaan indonesia tidak terjadi pertumpahan darah, konsultasipun dilakukan pada saat rapat PPKI, Pejuang indonesia menolak terjadinya rapat itu mengingat Badan PPKI dibentuk oleh jepang dan mereka memperkuat bahwa indonesia merdeka bukanlah bentuk hadiah yang diberikan oleh jepang kepada indonesia. Pada tanggal 16 Agustus 1945 IR Soekarno mempersiapkan kemerdekaan indonesia kemudian diumumkan tepat pada tanggal 17 Agustus 1945.

kita sebagai masyarakat indonesia sekarang ini wajib bersyukur dan berterimakasih kepada pejuang indonesia pada saat itu yang sudah bersusah payah membela tanah air meski pertumpahan darah menjadi taruhannya. Sudah seharusnya kita memanfaatkan momen kebebasan ini dengan tidak melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji yang mengakibatkan kerugian pada masyarakat indonesia, mengingat sering terjadinya tindakan kriminal, korupsi, pemasaran produk ilegal itu merupakan tindakan yang sangat tercela yang dapat merugikan orang banyak, hal itu sama saja memerangi bangsa kita sendiri. Semoga negara ini tetap merdeka dari ancaman peperangan bangsa lain maupun bangsa kita sendiri. ap

Senin, 06 Juli 2015

Kemendibud kirim 101 guru ke Papua Barat



Manokwari - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengirim 101 tenaga guru sekolah dasar ke Provinsi Papua Barat untuk mengatasi kekurangan guru serta meningkatkan pendidikan dasar di provinsi itu.

"Guru yang dikirim oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ke Papua Barat merupakan program guru garda depan guna meningkatkan mutu pendidikan di daerah terpencil dan tertinggal di Indonesia," kata Wakil Gubernur Papua Barat Irene Manibuy di Manokwari.

Dia mengatakan, guru yang dikirim ke Provinsi Papua Barat itu tersebar di empat Kabupaten yaitu Kabupaten Manokwari Selatan sebanyak 30 orang, Kabupaten Tambrauw 10 orang, Kabupaten Sorong 30 orang dan Kabupaten Raja Ampat 31 orang.

"Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap guru garda depan yang dikirim pemerintah pusat ini dapat meningkatkan mutu pendidikan dasar di empat kabupaten tersebut," kata Wagub.


Ia mengakui bahwa Provinsi Papua Barat masih kekurangan tenaga guru terutama guru sekolah dasar, namun Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten terus berupaya untuk menambah guru sekolah dasar dari tahun ke tahun. 

"Pemerintah Provinsi Papua Barat sedang menyurat pula kepada Presiden melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk menambah lagi jumlah guru sekolah dasar karena masih sangat kurang," ujarnya.

Selain itu, menurutnya, pendidikan dasar di provinsi itu sangat memprihatinkan dan perlu dibenahi oleh Dinas Pendidikan secara serius. Menurutnya, sejak dilantik menjadi Wakil Gubernur dirinya memantau aktivitas beberapa sekolah dasar di pinggiran Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat. 

Ia mengatakan kondisinya sangat memprihatinkan karena aktivitas belajar tidak berjalan seperti yang diharapkan. Aktivitas belajar sekolah dasar di ibu kota provinsi saja sudah tidak berjalan dengan baik apalagi sekolah yang berada jauh dari ibu kota seperti di daerah-daerah terpencil sehingga harus dibenahi, katanya.

Di harapkan dengan adanya program seperti ini, bisa membantu sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di daerah-daerah terpencil, Papua harus bisa lebih baik lagi kedepannya dalam bidang pendidikan. Karena banyak potensi-potensi dari anak-anak muda papua yang sayang jika tidak di kembangkan.


Selasa, 14 April 2015

“KNPB Bubar, Papua Akan Semakin Damai”

Kelompok KNPB bukan organisasi resmi dalam Republik Indonesia karena tidak terdaftar pada Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). KNPB dikategorikan sebagai organisasi terlarang. KNPB dipandang sebagai organisasi bawah tanah yang menggerakkan OPM. Keberadaan KNPB  telah menjadi  beban bagi aparat keamanan, TNI maupun Polri karena terkadang bertindak anarkis.

Organisasi seperti KNPB sudah selayaknya dibubarkan karena  bertentangan Pancasila dan UUD 1945 yang merupakan landasan hukum bangsa indonesia.Karenanya, kemunculan KNPB sendiri dibentuk sebagai organ politik yang pada dasarnya sebuah perwujudan perlawanan politik melawan pemerintah pusat. Terbukti dengan secara terang-terangan melakukan perlawanan Politik semua sikap apapun yang disuarakan organisasi ini adalah sikap politik melawan pemerintah.

Bahkan setiap orasinya selalu melakukan perlawanan dan kekerasan terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang dapat menghambat program pemerintah terkait kebijakan untuk kesejahteraan Masyarakat Papua.

Salah satu contoh perlawanan dan kekerasan yang dilakukan oleh KNPB ialahbentrokan dengan aparat keamanan di Deikai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, Kamis (19/3). Dengan melakukan perampasan senjata milik Kepala Satuan Intelkam Polres Yahukimo saat pembubaran aksi penggalangan dana Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (19/3/2015). Dalam kejadian ini, sejumlah warga sipil terluka akibat penyerangan yang dilakukan oleh ratusan massa KNPB Konflik menyebabkan 20 orang luka-luka. Sebanyak 300 keluarga pun mengungsi ke Markas Kepolisian Resor Yahukimo dan masjid.

Aktivitas perekonomian di Yahukimo setelah kejadian tersebut dikabarkan sempat lumpuh beberapa waktu karena warga memilih menutup rumah dan berdiam diri dari pada terkena imbas dari aksi kelompok KNPB.



Mungkin dengan melakukan hal seperti itu mereka (KNPB), berbangga hati dan akan membuat gebrakan-gebrakan lagi yang dapat merugikan negara Indonesia ini. Untuk itu diharapkan kepada aparat keamanan dan komponen penting dalam hal ini untuk segera membubarkan Kelompok yang hanya akan merusak negara Indonesia ini, masyarakat harus mendukung hal ini, kerena dengan bubarnya KNPB, akan mempererat dan menciptakan situasi damai  diwilayah Papua.

Kamis, 09 April 2015

PAPUA LEBIH DARI SEKEDAR INDAH



Papua merupakan Pulau yang Indah, memiliki Panorama yang mempesona khalayak ramai yang jika datang ke Pulau ini berat rasanya jika ingin meninggalkannya. Pembangunan di Papua juga saat ini sudah maju dan terkontrol, beda dengan sebelumnya, Pulau yang terletak di ujung timur Indonesia ini mempunyai kekayaan alam yang sangat besar dan mahal.


Begitu yang dikatakan oleh Ale sihasale dan Nia Zulkarnaen artis skaligus Tim Alenia’s Journey  Papua yang bisa dibilang sangat mencintai pulau  paling Timur Indonesia, Pasangan Selebritis ini melakukan perjalanan dan petualangan menelusuri desa-desa terdalam guna mengangkat potensi Papua sekaligus merupakan satu bukti nyata bahwa Papua tidak seperti yang dibayangkan orang selama ini. Dalam artian Papua damai dan kondusif untuk sebuah proses pembangunan, dan masyarakatnya hidup tentram didalam tatanan adat serta pemerintahannya masing-masing.

Tim Alenia’s Journey melakukan penjelajahan darat dengan kendaraan melewati jalan sepanjang 30.000 km dengan menyinggahi lebih dari 30 kota, Rabu (10/12/14), antara lain Jayapura, Keerom, Sarmi, Wamena, Tiom, Ilu, Karubaga, Merauke, Boven Digul, Mappi, Manokwari, Arfak, Sorong, Teminabuan, dan Raja Ampat. Tim tersebut juga bakal menyinggahi 120 distrik dan 250 kampung selama 80 hari. 

Dapat dikatakan bahwa Papua adalah surga yang jatuh ke bumi merupakan satu kenyataan yang ada dan tak sebanding dengan informasi yang diketahui masyarakat di luar Papua.   “Sebab banyak saudara kita di Indonesia yang sampai saat ini masih belum tau tentang Papua. Kalau pun ada yang mengetahui itu tentang kemiskinan, ketertinggalan, kebodohan, perang suku dan pembunuhan’. “Situasi seperti ini tentang Papua, di beritakan oleh media nasional sehingga melemahkan Papua di mata nasional dan internasional.

Faktanya sangat bertolak belakang dengan yang dilihat dan disaksikan oleh Tim Alenia’s Journey , jalanan yang masih rusak mungkin hanya saat melewati bukit-bukit tinggi menuju puncak, selebihnya dari Jayapura, Keerom, Sarmi, Mappi, Manokwari, Arfak, Sorong, Teminabuan, dan Raja Ampat jalanan sudah diaspal dan bagus, ungkap Ale Sihasale yang terlahir dengan nama lengkap Juharson Estrella Sihasale, lahir 41 tahun lalu di Tembagapura, Timika. Dengan begitu, tanah Papua tidaklah asing bagi dirinya sehingga dengan alasan itu tak heran bila Ari memiliki kepedulian besar bagi Papua bersama istri tercinta Nia Zulkarnaen.


Ale mengaku disetiap perjalanan yang ditempuh sangat seru dan tidak akan pernah bisa dilupakan, karena disetiap kota mempunyai ceritannya masing-masing, Ale bangga kepada istrinya sendiri dan Tim rombongan yang setia mendampinginya sampai perjalanan usai.